Kisah Penjual Tahu

Kisah Penjual Tahu

Kisah Tentang Penjual Tahu

Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, dia harus naik angkotlangganannya. Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah. Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Allah agar dagangannya laris. Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis. Begitulah kisah penjual tahu tiap harinya.

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya utk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba-tiba ia terpeleset ke sawah, Semua dagangannya jatuh hancur berantakan, Jangankan untung, modal pun buntung. Mengeluh ia kepada Allah, bahkan "menyalahkan Allah", mengapa ia diberi cobaan seperti ini ? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.

Akhirnya ia pun pulang tidak jadi berdagang. Tapi dua jam kemudian ia mendengar kabar, bahwa angkot langganannya yang setiap hari ia naiki, pagi itu jatuh ke dalam jurang. Semua penumpangnya tewas!! Hanya ia satu-satunya calon penumpang yang selamat, "gara-gara" tahunya jatuh ke sawah, sehingga ia tidak jadi berdagang dan membawa pulang tahu-tahunya yang sudah rusak tadi.

Pada sore harinya ada seorang peternak bebek mencari dia dan hendak membeli tahu untuk makanan bebek. Namun anehnya peternak bebek itu mencari tahu yang rusak karena hanya untuk campuran makanan bebek saja. Spontan bapak itu menangis bahagia karena tahunya yang remuk dibeli semua oleh peternak bebek itu...

Doa tidak harus dikabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang diganti oleh Allah SWT. Dengan sesuatu yang jauh lebih baik dari pada yang diminta.

*_Allah SWT. Maha Tahu kebutuhan kita, dibandingkan diri kita sendiri

*_Karena itu, janganlah jemu berdoa, juga jangan menggerutu apalagi mengutuk

*_Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu

*Allah SWT. mengetahui sedang manusia tidak mengetahui

Jika Allah SWT. menjawab do’amu, Allah SWT. sedang menambahkan imanmu,  Jika Allah SWT. menundanya, Allah SWT. sedang menambahkan kesabaranmu

Jika Allah SWT. tidak menjawab doamu, Allah SWT. sedang mempersiapkan yang terbaik untukmu

Selalulah bersangka baik atas semua hal.

Semoga kita bisa terus istiqamah beribadah dengan penuh keikhlasan berharap ridla Allah SWT.


Dan semoga kita bisa menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat. Robbana Taqabbal Minna
Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami). Aamiin

Baca Juga: Sultan Murad (Sultan dari Turki Utsmani)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Kisah Penjual Tahu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel