Ilmu dan Maksiat

🌹Dari Sayyidina Ali RA."Barang siapa yang mencari ilmu, maka surgalah yang dicari. Barang siapa mencari maksiat, maka nerakalah yang dicarinya🌨🌳
Maksudnya adalah barang siapa yang sibuk mencari ilmu-ilmu yang bermanfaat dan membawa kedekatan dan ketaqwaaan, pada hakikatnya dia mencari dan menuju ke surga, sebaliknya barang siapa yang ingin melakukan maksiat, pada hakikatnya dia ingin menuju pada neraka
Dalam hal ini pantas bagi kita, mempunyai niatan mencari ilmu seumur hidup, dimanapun dan kapanpun, sebaiknya kita berusaha untuk segala sesuatunya itu menjadi ilmu dan pelajaran bagi kita, yang tentunya menambah keyakinan dan ketaqwaaan kita kepada Allah SWT.
Kalau dalam diri seseorang sudah memiliki niatan mencari ilmu seumur hidup, kapanpun dan dimanapun. Maka apapun yang dia lihat akan mengingatkannya kepada Allah (ilmu). Apapun yang dia dengar, apapun yang dia pegang, kemanapun melangkahkan kakinya, hal itu mengingatkan dan membantu dirinya kepada Allah (ilmu).
Contoh ketika melihat sesuatu yang menyenangkan, maka dia akan bersyukur dan mengambil hikmah atas kejadian tersebut. Dan ketika melihat sesuatu yang menyedihkan, dia akan istighfar dan bersabar kemudian mengambil hikmah dari kejadian tersebut.
Sebagian cara mencari ilmu yang lain adalah melalui belajar suatu ilmu kepada seorang guru atau pada zaman sekarang ini melalui ikut atau bergabung dengan majlis-majlis yang berisikan kajian-kajian Islam. Maka secara tidak langsung, apabila ada orang yang masuk ke dalam suatu group Majlis ilmu, maka pada hakikatnya dia masuk ke dalam surga.

🌻 اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد 🌻

Oleh Ustadz Abdul Qadir bin Zainuddin Hafidhahullaah, [03:25, 27/8/2018]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Ilmu dan Maksiat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel