Guru Pembimbing dan Penuntun

 Guru Pembimbing dan Penuntun

Seseorang akan memiliki ikatan keguruan  ( رابطة القلبية واصيلةالر احية) dengan 3 cara, yaitu:
1. Dengan cara memiliki pikiran husnudhdhan (lilhusnudhdhan )

Yaitu selalu berpikiran positif dan berkeyakinan bahwa dalam diri seseorang tersebut memiliki keutamaan yang merupakan anugerah dari Allah dan kemudian juga diinginkan walaupun yang orang yang diyakininya itu tidak kita temui secara langsung.

2. Dengan ngalap/ngamri barokah (littabarruk )

Yaitu selalu mencari barokah misalnya dengan berkunjung atau shilaturrahim dan juga mendengar danmengamalkan apa yang disampaikannya walaupun dirinya tidak mengikrarkan untuk menjadi muridnya.

3. Dengan cara mengambil ilmu, sir/asrar dan nafahat/berguru (ketemu) langsung dhahir bathin (littarbiyah)

Yaitu selalu belajar dan bertemu dengan guru dan senantiasa meneladani akhlaq dan ibadah yang dilakukan oleh gurunya.

🌻 اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد 🌻

Oleh Ustadz Abdul Qadir bin Zainuddin Hafidhahullaah, [02:42, 24/8/2018]

Selanjutnya: Cara Menghidupkan Hati Yang Mati

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk " Guru Pembimbing dan Penuntun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel