Pilihan Hidup Orang Bodoh dan Orang Bijak

Pilihan Hidup Orang Bodoh dan Orang Bijak

Ada ungkapan sangat terkenal dari Plato yang saya baca dari literatur berbahasa Arab, menarik untuk dibaca, dipahami dan kemudian diambil sikap untuk diri:

اللذة سعادة المجانين، والسعادة لذة الحكماء.

(Kelezatan merupakan hal penentu kebahagian bagi orang gila. Sementara kebahagiaan merupakan sesuatu yang lezat pagi para bijak)

Ungkapan ini bukan merupakan larangan bagi kita untuk makan makanan yang enak-enak, melainkan pelajaran bagi kita agar mendahulukan ketenangan jiwa. Bukan masalah materiil yang menjadi fokus, melainkannuansa spirituil yang menjadi titik tekan perhatian.

Faktanya, selezat apapun makanan tak lagi berasa lezat bagi mereka yang jiwanya sedang sakit dan kering kerontang oleh masa panjang musim kemaraunya jiwa.Nyatanya, ketika hati bahagia, makanan sesedrhana apapun memiliki alasan untuk dipuji sebagai sebuah kenikmatan.

Jangan hanya berpikir tentang makanannya perut. Lebih banyaklah berpikir tentag makanan jiwa. Apa saja menu makanan jiwa dan di manakah restoran terbak yang menyiapkan menu itu? Sungguh pertanyaan ini menggelitik untuk dicari tahu jawaban jitunya.

Dikutip Dari FB KH Ahmad Imam Mawardi

Baca Juga : Keutamaan Kenal Kepada Seorang Wali

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Pilihan Hidup Orang Bodoh dan Orang Bijak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel